Pages

Minggu, 28 Agustus 2016

Sistem Bilangan

Manusia biasanya menggunakan sistem bilangan berbasis radix 10 atau disebut bilangan desimal, sedangkan untuk komputer dan perangkat elektronik lainnya hanya mengenal nilai High atau Low, On atau Off, Hidup atau Mati, yang mana direpresentaskan dalam sistem bilangan Biner atau radix 2. Sistem bilangan Biner digunakan komputer karena nilai 1 dan 0 merepresentasikan level tegangan On dan Off. Sistem bilangan desimal memiliki nilai 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dengan radix 10. Misal nilai desimal 3029, itu terdiri dari 3-ribuan, 0-ratusan, 2-puluhan, 9-satuan. Dengan radix 10 maka 3029 = (3*103) + (0*102) + (2*101) + (9*100) 3029 = (3*1000) + (0*100) + (2*10) + (4*1) 3029 = 3000 + 0 + 20 + 9 Konversi antara dua bilangan tersebut dapat dilakukan dengan mengubah biner menjadi desimal maupun sebaliknya. Berikut adalah cara mengubah desmal menjadi biner.  

1. Desimal (Basis 10)
 Desimal (Basis 10) adalah Sistem Bilangan yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sistem bilangan desimal menggunakan basis 10 dan menggunakan 10 macam simbol bilangan yaitu : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9. Sistem bilangan desimal dapat berupa integer desimal (decimal integer) dan dapat juga berupa pecahan desimal (decimal fraction). Untuk melihat nilai bilangan desimal dapat digunakan perhitungan seperti berikut, misalkan contoh bilangan desimal adalah 8598. Ini dapat diartikan :
 
Dalam gambar diatas disebutkan Absolut Value dan Position Value. Setiap simbol dalam sistem bilangan desimal memiliki Absolut Value dan Position Value. Absolut value adalah Nilai Mutlak dari masing-masing digit bilangan. Sedangkan Position Value adalah Nilai Penimbang atau bobot dari masing-masing digit bilangan tergantung dari letak posisinya yaitu bernilai basis di pangkatkan dengan urutan posisinya. Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel dibawah ini.
Dengan begitu maka bilangan desimal 8598 bisa diartikan sebagai berikut : Sistem bilangan desimal juga bisa berupa pecahan desimal (decimal fraction), misalnya : 183,75 yang dapat diartikan :
 2.Biner(Basis 2) 
  Biner (Basis 2) adalah Sistem Bilangan yang terdiri dari 2 simbol yaitu 0 dan 1. Bilangan Biner ini di populerkan oleh John Von Neumann. Contoh Bilangan Biner 1001, Ini dapat di artikan (Di konversi ke sistem bilangan desimal) menjadi sebagai berikut : Position Value dalam sistem Bilangan Biner merupakan perpangkatan dari nilai 2 (basis), seperti pada tabel berikut ini : Berarti, Bilangan Biner 1001 perhitungannya adalah sebagai berikut :
 3. Oktal (Basis 8)
Oktal (Basis 8) adalah Sistem Bilangan yang terdiri dari 8 Simbol yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Contoh Oktal 1024, Ini dapat di artikan (Di konversikan ke sistem bilangan desimal) menjadi sebagai berikut :

 Position Value dalam Sistem Bilangan Oktal merupakan perpangkatan dari nilai 8 (basis), seperti pada tabel berikut ini :

 Berarti, Bilangan Oktal 1022 perhitungannya adalah sebagai berikut : 4. Hexadesimal (Basis 16) Hexadesimal (Basis 16), Hexa berarti 6 dan Desimal berarti 10 adalah Sistem Bilangan yang terdiri dari 16 simbol yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A(10), B(11), C(12), D(13), E(14), F(15). Pada Sistem Bilangan Hexadesimal memadukan 2 unsur yaitu angka dan huruf. Huruf A mewakili angka 10, B mewakili angka 11 dan seterusnya sampai Huruf F mewakili angka 15. Contoh Hexadesimal F3D4, Ini dapat di artikan (Di konversikan ke sistem bilangan desimal) menjadi sebagai berikut :   Position Value dalam Sistem Bilangan Hexadesimal merupakan perpangkatan dari nilai 16 (basis), seperti pada tabel berikut ini :
   
Mengubah Desimal menjadi Biner
Misalnya angka 20
20 / 2 = 10 sisa 0 (LSB_Least Significant Bit)
10 / 2 = 5 sisa 0
5 / 2 = 2 sisa 1
2 / 2 = 1 sisa 0
1 / 2 = 0 sisa 1 (MSB_Most Significant Bit)
Sehingga, 20 = ( 10100 )2
MSB ialah nilai bit paling besar, atau sederhananya adalah bit yang berada di sisi paling KIRI dari suatu bilangan biner.
LSB ialah nilai bit paling kecil, atau sederhananya adalah bit yang berada di sisi paling KANAN dari suatubilangan biner.

Mengubah Biner menjadi Desimal 
Misalnya 1111 0010


Mengubah Biner menjadi Octal
Misalnya 1010002
Langkah-langkah :
1. Bagi angka tersebut menjadi 3 bagian
2. Hitung menurut tata cara yang ada
101 | 000 2 = 508

Mengubah Biner menjadi Hexa
Misalnya 1010002
Langkah-langkah :
1. Bagi angka tersebut menjadi 4 bagian
2. Hitung menurut tata cara yang ada
10 | 1000 = 28H

Penjumlahan Bilangan Binari
Pertambahan atau penjumlahan pada sistem bilangan binari dilakukan dengan cara yang sama dengan penjumlahan pada sistem bilangan desimal. Dasar pertambahan/penjumlahan pada masing-masing digit bilangan binari adalah sebagai berikut : Contoh pertambahan bilangan binari misalnya 1111 + 10100 hasilnya adalah 100011 dengan cara sebagai berikut :  

Pengurangan Bilangan Binari
Pengurangan pada sistem bilangan binari dilakukan dengan cara yang sama dengan pengurangan pada sistem bilangan desimal. Dasar pengurangan untuk masing-masing digit pada sistem bilangan binari adalah sebagai berikut :
 
Berbagai contoh pengurangan pada sistem bilangan binari bisa dilihat dibawah ini :  

Gerbang Logika
1. AND
Semuanya harus angka 1
2. OR
Harus ada salah satu angka 1
3. X -OR
Output tidak boleh sama dengan Input
4. NOT
Harus berbeda/kebalikannya
5. N_AND
Kalau semuanya 1 berarti hasilnya 0
6. N_OR
Jangan ada angka 1
7. X-NOT
Harus sama

One’s Complement
1s complement adalah suatu cara untuk membalikkan bilangan negatif menjadi positif(karena sebetulnya dalam bahasa komputer tidak dikenali pengurangan) sehingga pengurangan ini menjadi penjumlahan. 1s complement dari suatu bilangan dilakukan dengan mengubah 0 menjadi 1 dan 1 menjadi 0.

Two’s Complement
2s complement kurang lebih memiliki fungsi yang sama dengan 1s complement yaitu membuat suatu bilangan negatif menjadi positif, namun cara 2s complement agak sedikit berbeda yaitu 1s complement yang ditambah dengan 1 misalnya:
  kemudian:
 jadi 2s complement dari 10001 Adalah 01111 dan 1s complement-nya adalah 01110.

 • CARA MUDAHNYA
Bilangan biner dikurangkan dengan cara yang sama dengan pengurangan bilangan desimal. Dasar pengurangan untuk masing-masing digit bilangan biner adalah : 0 - 0 = 0 1 - 0 = 1 1 - 1 = 0 0 – 1 = 1 dengan borrow of 1, (pinjam 1 dari posisi sebelah kirinya). Contoh :  

Angka Penting
Contoh :
1304 = 4 Angka penting
 0,364 = 3 Angka penting
1,034 = 1 x 100 0 x 10-1 3 x 10-2 4 x 10-3

http://sistem-bilangan.blogspot.co.id/p/materi.html
http://abdurrahmanwahyu.blogspot.co.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar